Breaking News
Home » Berita » Tiga Hari, 1.077 WNA Terjaring dalam Operasi Bhumi Pura Wira Wibawa
Tiga Hari, 1.077 WNA Terjaring dalam Operasi Bhumi Pura Wira Wibawa
Ilustrasi. Dok: tribunnews

Tiga Hari, 1.077 WNA Terjaring dalam Operasi Bhumi Pura Wira Wibawa

Jakarta (12/05) – Di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Imigrasi, 120 Kantor Imigrasi di seluruh Indonesia serentak melakukan operasi pengawasan orang asing pada tanggal 05 s.d. 07 Mei 2015. Operasi ini dinamakan Operasi Bhumi Pura Wira Wibawa. Ini dilakukan dalam rangka tahun 2015 sebagai tahun penegakan hukum, khususnya hukum keimigrasian serta memberikan pembinaan hukum terhadap orang asing yang berada dan berkegiatan di seluruh wilayah Indonesia.

Berdasarkan rekapitulasi data dari Kantor Imigrasi di seluruh Indonesia per tanggal 12 Mei 2015, sejumlah 1.077 Warga Negara Asing berhasil terjaring dalam operasi tersebut. Di antaranya adalah Warga Negara Asing asal RRT, Korea Selatan, Jepang, Nigeria, Kamerun, India, Ethiopia, Australia, Jerman, Inggris, Sierra Leone, Belanda, Malaysia, Taiwan, Bangladesh, Afghanistan, Philipina, Brazil, Hungaria, Belgia dan Polandia. Warga negara RRT yang terjaring menempati jumlah terbanyak dibanding Warga Negara lain.

Orang-orang asing yang terjaring dalam operasi ini umumnya diduga menyalahgunakan izin keimigrasian berupa penyalahgunaan visa, izin bekerja, overstay, illegal entry, bahkan menggunakan sponsor berupa perusahaan fiktif sebagaimana yang ditemukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, yang membawahi wilayah Kuta, Bali.

Dalam waktu dekat Direktorat Jenderal Imigrasi akan menerapkan sistem informasi pengawasan orang asing (Sistem PORA) dan terkoneksi dengan sistem Boder Control Management yang telah diaplikasikan dalam SIMKIM (Sistem Informasi Keimigrasian) sebelumnya. Dengan sistem ini dapat diketahui pergerakan setiap orang asing mulai dari masuk ke Indonesia, mobilitas selama berada di Indonesia dan saat keluar dari Indonesia.

Di tahun 2015 sebagai tahun penegakan hukum, selama periode Januari – April 2015, telah dilakukan tindakan administratif keimigrasian terhadap WNA berupa pendeportasian sebanyak 5205 kasus. Selain itu telah ditindaklanjuti sebanyak 33 kasus pelanggaran keimigrasian oleh WNA yang dibawa ke ranah projustisia.  (humas)

Sumber: imigrasi.go.id

Jakarta (12/05) – Di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Imigrasi, 120 Kantor Imigrasi di seluruh Indonesia serentak melakukan operasi pengawasan orang asing pada tanggal 05 s.d. 07 Mei 2015. Operasi ini dinamakan Operasi Bhumi Pura Wira Wibawa. Ini dilakukan dalam rangka tahun 2015 sebagai tahun penegakan hukum, khususnya hukum keimigrasian serta memberikan pembinaan hukum terhadap orang asing yang berada dan berkegiatan di seluruh wilayah Indonesia. Berdasarkan rekapitulasi data dari Kantor Imigrasi di seluruh Indonesia per tanggal 12 Mei 2015, sejumlah 1.077 Warga Negara Asing berhasil terjaring dalam operasi tersebut. Di antaranya adalah Warga Negara Asing asal RRT, Korea Selatan, Jepang, Nigeria,…

Review Overview

User Rating: 4.6 ( 1 votes)
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*