Breaking News
Home » Berita » Satgas Imigrasi Jaktim Gagalkan Lima Calon TKI Ilegal Saat Buat Paspor
Satgas Imigrasi Jaktim Gagalkan Lima Calon TKI Ilegal Saat Buat Paspor

Satgas Imigrasi Jaktim Gagalkan Lima Calon TKI Ilegal Saat Buat Paspor

Jakarta, Hanter – Satgas kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur berhasil menggagalkan lima calon Tenaga Kerja Indonesia saat hendak melakukan permohonan pembuatan paspor.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur, Agato Simamora mengatakan, penggagalan itu berhasil dilakukan karena aparat Satgas bentukannya mencurigai gerak-gerik kelima pemohon tersebut.

Agato menjelaskan, pemohon awalnya mengatakan membuat paspor untuk pergi Umroh. Namun karena curiga, petugas pun langsung mengambil berkas pemohon dan membawa kelimanya untuk menjalani pemeriksaan ke Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian.

“Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan kelimanya ternyata membuat pasport untuk bekerja di luar negeri secara ilegal,” kata Agato di Kantornya, Jumat (13/2/2015).

Kelima orang tersebut saat ini masih terus dalam pemeriksaan dan pengamatan pihak Imigrasi. “Jika kelimanya dalam pendalaman terbukti ingin menyalahgunakan, maka kita akan keluarkan surat agar mereka tidak bisa membuat paspor,” tambahnya.

Penggagalan ini sendiri dikarenakan adanya Satgas yang memang hanya ada di Kantor Imigrasi Jakarta Timur. Satgas ini sengaja dibentuk untuk masuk dalam proses dan sistem pembuatan paspor di bawah kendali Wasdakim.

Satgas tersebut juga diberikan wewenang untuk mengambil dokumen pemohon paspor jika gerak-geriknya mencurigakan dan melakukan pemeriksaan secara mendalam.

“Satgas ini bukan hanya diatas kertas, tapi mereka kita beri kewenangan dan fungsi,” pungkasnya.

 (Oni)

Sumber: imigrasi.go.id

Sumber Gambar: kompasiana.com

Jakarta, Hanter - Satgas kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur berhasil menggagalkan lima calon Tenaga Kerja Indonesia saat hendak melakukan permohonan pembuatan paspor. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur, Agato Simamora mengatakan, penggagalan itu berhasil dilakukan karena aparat Satgas bentukannya mencurigai gerak-gerik kelima pemohon tersebut. Agato menjelaskan, pemohon awalnya mengatakan membuat paspor untuk pergi Umroh. Namun karena curiga, petugas pun langsung mengambil berkas pemohon dan membawa kelimanya untuk menjalani pemeriksaan ke Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian. "Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan kelimanya ternyata membuat pasport untuk bekerja di luar negeri secara ilegal," kata Agato di Kantornya, Jumat (13/2/2015). Kelima orang tersebut…

Review Overview

User Rating: Be the first one !
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*