Breaking News
Home » Berita » Berita Utama » Press Conference Capaian Kinerja Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo Tahun 2019

Press Conference Capaian Kinerja Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo Tahun 2019


Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo, I Gusti Ketut Arief Rachman Hakim, SH,MM mengungkapkan dalam kegiatan Press Conference Capaian Kinerja Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo Tahun 2019 bahwa penolakan permohonan atau pengajuan paspor selama tahun 2019 dilakukan karena diduga pemohon akan menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) non prosedural. Kegiatan yang dilaksanakan Rabu tanggal 04 Desember 2019 mengundang wartawan media cetak,elektronik,online dan radio.
Seperti diketahui Wonosobo dan kabupaten sekitarnya merupakan salah satu daerah kantong pekerja migran di sejumlah negara Asia. Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo telah menolak sebayak 265 pemohon paspor. Dari jumlah total penolakan pemohon paspor tersebut, 206 diantaranya oleh Kanim Wonosobo serta 59 lainnya dilakukan oleh Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi Kelas II Wonosobo di Kabupaten Magelang.
Kepala Kantor menjelaskan, berbagai cara dilakukan para pemohon paspor dengan memberikan keterangan atau informasi yang tidak benar kepada petugas saat wawancara. Mereka ada yang mengaku wisata atau jalan-jalan ke luar negeri hingga hendak menengok saudara di luar negeri. Lebih lanjut dikatakannya, penolakan permohonan paspor tersebut dilakukan supaya para pemohon tidak menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Pihaknya juga menyampaikan kepada pemohon paspor yang ditolak, agar tidak menjadi korban TPPO dengan rayuan gaji besar yang dilakukan oleh mafia-mafia pencari kerja. Pihaknya pun berharap, masyarakat tidak memaksakan diri bekerja di luar negeri tanpa dokumen yang lengkap. Dirinya juga berpesan bagi masyarakat yang ingin menjadi TKI di luar negeri, harus sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.